Breaking News

CORNERING ITU MENYENANGKAN



                                                                                                                                                          
   Salam Biker,Salam satu aspal,

            Apa serunya ketika bisa naik motor kenceng tapi cuma di trek lurus? Sedangkan kenceng di tikungan itu lebih mengasyikan. Sebelum saya bahas lebih dalam tentang bagaimana cara cornering. Ada baik saya jelaskan apa itu Cornering.
Okey, kita sekarang harus mengerti dahulu cornering itu sebenarnya seperti apa ?Cornering atau menikung adalah kemampuan untuk melewati tikungan dengan kecepatan tinggi, menjaga kecepatannya dan tidak celaka. (diadaptasi dari definisi cornering menurut sports-library) dan yang paling penting enjoyable dari mengendarai sepeda motor, cara melepaskan stres dari rutinitas, dan mendapatkan kepuasan pribadi tanpa bermaksud mencelakakan orang lain.

            Tidak diingkari bagi sebagian orang lainnya cornering terlihat mengerikan. Namun dengan pemahaman dan latihan benar, maka cornering akan dapat dilakukan dengan aman. Bahkan dapat membantu meminimalkan resiko celaka. Maka dari pada itu conering lah pada tempatnya seperti Sirkuit atau arena latihan.

            Terlepas tujuannya sport-oriented atau bukan, cornering merupakan bagian tidak terpisahkan dari riding itu sendiri. Kita ngga mungkin selalu jalan lurus dan belok tegak. Kapanpun kita riding dan melewati belokan, kita sudah bisa dibilang cornering (walaupun memang identiknya sama mid dan hi speed, kalo slow biasa disebutnya turning). So, sebenernya semua rider ngelakuin ini, terlepas tekniknya sudah bagus atau masih asal belok.



Nah berikut ini beberapa tips dan trik cornering yang baik dan benar.
1.    Dengan Menggunakan REM depan belakang dan juga menurunkan grip gas, turunkan kecepatan sebelum mencapai ke tingkungan.
Hal ini penting saat anda melakukan proses downshiftting (turun gigi) . Saat motor masih dalam kondisi bertenaga dan juga masih melaju lurus,pastikan juga bahwa kompling sudah di lepas dan grip gas sudah stabil sebelum kita mencapai tingkungan selanjutnya anda tinggal tikungan saja.

2.    Bawa/arahkan motor dari bagian luar jalan terlebih dahulu untuk kemudian menuju ke sisi dalam tikungan (out to in ) nek bahasaku sih ancang ancang pas mau tikungan.
Dijalan raya terdapat 2 arah yaitu jalan kiri dan jalan kanan. Saat anda memasuki tikungan ke kanan maka bagian luar tikungan adalah bahu/pinggir jalan , sedang sisi dalam adalah yang mendekati tapi tidak melewati marka tengah jalan, dan begitu juga sebaliknya untuk tikungan ke kiri. Prinsip “out to in” /ancang ancang sangat menguntungkan rider karena dapat membantu memberikan ruang dan juga sudut pandang yang luas saat melakukan cornering , ancang ancang saat menikung sangat diperlukan.

3.   
Geser Titik beban tubuh ke bagian dalam tikungan yang akan di lalui
Istilah kerennya atau bahasa gaulnya dalam dunia road race adalah body steering atau body english. tapi bukan berarti anda harus selalu bergelantungan di motor seperti pembalap yang ada di motogp, kecuali anda ada di trek sirkuit , nah mungkin bisa di sesuaikan dan proposional jika berada di jalan sirkuit. Jika anda berada di jalan raya,posisi badan/pantat yang terlalu bergelantungan/over keluar tentunya akan menyulitkan rider untuk melakukan manuver/bereaksi dan sekiranya ada gangguan atau bahaya yang mendadak saat menikung tentu akan merepotkan. Untuk pemula cukup hanya menggeser posisi duduk menjadi lebih condong ke dalam tikungan. Kalau kata teman saya tujuanya kenapa melakukan cornering yaitu untuk meningkatkanground clearance” maksudnya adalah membuat kita merasa lebih pede saat memasuki jalan tikungan,selain itu agar lebih fokus kepala dan mata untuk tidak jelalatan kemana mana agar bisa tetap memandang jalan yang seharusnya kita tuju.

4.   
Menengok atau memutar kepala kita (maksudnya bukan hanya melirik dengan mata) tapi arahkan pandungan jauh kedepan ke bagian jalan yang ingin dilewati.
Ingat bahwa saat anda berkendara cenderung melaju menuju kearah mana kita melihat,jadi saat anda melewati tikungan coba lihat kearah yang ingin anda tuju atau istilahnya titik exit(titik keluar) tikungan).
Saat kita berkendara dengan sepeda motor dan fokus pandangan hanya terpaku pada satu objek misal e ,ada batu di tengah jalan , atau ada trotoar atau kucing dan lain sebagainya, biasanya bukannya malah menjauh tapi justru tanpa kita sadari otak akan mengarahkan motor kita ke agar menuju gangungan tersebut. Fenomena tersebut di kenal dengan istilah “target fixation”



5.   
Saat mulai menengokkan kepala,jangan lupa juga untuk menekan setang ke arah mana tikungan yang ingin dilalui atau ingin menikung.
Yang saya sebutkan diatas dinamakan dengan istilah counter steering ,untuk caranya yaitu cukup simple anda bisa tekan/dorong setang kiri jika ingin menikung kearah kiri sebaliknya jika anda ingin nikung ke arah kenan cukup tekan/dorong stang ke kanan. Counter steering adalah dasar yang paling utama dalam mengendalikan sepeda motor yang kita kendarai. Jika di tunjang atau juga di padukan dengan pisisi badan yang agak condong atau bergeser titik bebanya (body stering) akan lebih mempermudah untuk mengarahkan atau memiringkan motor sesuai keinginan kita.

6.   
Ketika motor sudah mulai merebah untuk menikung di jalan ,anda bisa buka sedikit grip gas motor dengan lembut dan taratur untuk menjaga kestabilan dan juga kecepatan motor supaya tidak melambat (deselerasi).
Tujuan dari hal yang saya sampaikan pada point 6 ini yaitu agar motor yang kita kendarai lebih stabil , bukan untuk mengejar speed. Kesalahan umum saat menikung ada yang lupa membuka grip gas atau ada juga yang membuka grip gas secara mendadak didalam tikungan , hal ini tentunya akan mengagetkan motor ,membebani suspensi dan juga ban depan secara berlebihan sehingga traksi ban belakang akan berkurang karena titik beratnya banyak bergeser ke ban depan. Jika dilakukan tentunya akan lowside atau tergelincir karena posisi ban belakang gak sanggup ngegrip aspal lagi. Prinsipnya sebenarnya simple dalam posisi menikung ini yaitu ” Jika gas motor turun(ditutup) akan semakin mudah untuk melakukan miring karena tertarik gravitasi ” sebaliknya ” Jika gas motor dibuka maka akan seperti melawan gaya gravitasi yaitu akan tegak dengan sendirinya. Jika anda memahami motor anda tentunya akan mengerti apa saya maksud.

7.    Saat motor sudah memasuki titik keluar tikungan anda bisa pindahkan kembali posisi berat badan ke tengah jok.
Tujuan hal ini tentunya akan semakin mudah untuk menegakan motor kembali ,sudah saya praktekan dan hasilnya sempurna , maaf belum bisa kasih foto karena memang saat melakukan cornering kamera tidak ada dan fasilitas lainya kurang memadai.

8.    Selesai dan Keluar dari tikungan, silahkan anda kembali untuk tarik grip gas dengan memacu motor anda untuk berakselerasi hingga kecepatan mentok.
Saat balapan skill menarik gas, transmisi, cornering ,hingga memahami motor yang digunakan adalah kuncinya balapan selain yang saya sebutkan tentunya masih banyak lagi skill2 lain. Saat motor sudah selesai tikungan anda bisa geber dengan menarik grip gas dan pacu motor anda jangan sampai over saat menambah tranmisi (gigi motor) anda.
Beberapa tahapan menikung diatas mudah mudahan dapat membantu kita untuk dapat Tapi bagaimana kita dapat mengingat semua tahapan sebanyak ini? Ya tentu dengan menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan berkendara kita sehari hari. Learning by doing. 



Setelah kita mengetahui apa itu cornering dengan pengertianya beserta cara cara tips and trik cornering . sekarang kita memasuki komunitas corneriing atau pencita cornering. Beruhubung saya saya di surabaya dan sepeda saya Honda CB150R maka dari itu saya ikut di Komunitas CB150R Surabaya atau lebih di kenal denagn sebutan KCS.
Sedikit cerita nih, ketika saya masuk di KCS saya sedikit tau dunia otomotif dan Cornering itu sendiri berhubung sambil menyelam minum air saya di KCS sekalian  mendalamin ilmu cornering dan mencari informasi terkait cornering. Setelah saya bertanya tanya dan mencari cari informasi dari anggota Komunitas CB150R Surabaya eh ternyata banyak yang membuat kaget saya. Ternyata anggota KCS pun dulu sedikit banyak yang suka cornering dan ikut Track day dan Fun Race di sirkuit Kenjeran Surabaya. Tidak hanya soal touring saja mereka para anggota KCS juga senang dalam menikung nikung di jalan tetapi menikung di tempatnya loh ya.
Sebenarnya awal mula dari terciptanya cornering di KCS itu terjadi ketika mas Agus (KCS 005) di ajak oleh mas koko dari Cornering Indonesia Surabaya ( COINS) untuk track day di sirkuit kenjeran. Nah dari situ mas agus mulai lah mengajak 1 persatu anggota yang lainya untuk ikut gabung dan memeriahkan Track day pada hari itu.


Nah, bisa di lihat gambar dia atas itu awal dari terciptanya pencinta cornering di KCS dari yang d ajak sama mas koko hingga anggota  KCS yang lain ikut untuk turun pada track day tersebut.



Meskipun sepeda pada saat track day hari itu sepeda mereka (anak anak KCS) terhitung sepeda harian tapi mereka tak patah semangat untuk menikung dan membalap para anak anak road race yang memang sudah spesilaist dalam bidang balap motor.






Dari situ lah mulai rutin para anggota KCS untuk ikut track dan latihan bersama anak COINS. berawal dari trak day dan latihan rutin maka pengurus KCS pun membuat  exstrakulikuler khusus untuk Cornering pada saat itu. Antusias dari para anggota KCS pada saat itu sangat lah besar untuk mecoba track sirkuit kenjeran.




Terbukti dari foto di atas para anggota KCS sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Cornering.
Namun Sangat di sayang kan setelah Sirkuit Kenjeran tutup dan lama tak ada latihan dari pihak COINS maka ekstrakulikuler cornering pun d tinggal kan. Tetapi hanya sebagian dari anggota KCS yang bertahan untuk mengikuti kegiatan cornering. Meskipun tidak seramai dulu dan COINS pun jarang melakukan latihan tetapi parah anggota KCS tetap bersabar untuk menunggu Sirkuit GBT (gelora bung tomo) buka hingga saat ini meskpun parah suhu suhu cornering pun masih berlatih di sirkuit GBT Surbaya. Jaman boleh berubah tetapi harapan selalu ada dari saya selakau pemula di KCS. Semoga bibit cornering di KCS tetap ada dan semoga ektrakulikuler seperti ini tidak di lupakan.
Nah pemirsa, dengan sekian banyak trick dan cara cara pemula cornering diatas, saya rasa cukuplah sebagai bekal. Dengan memahami konsep idealnya, saya yakin akan lebih mudah saat tiba waktunya mempraktekkan on the track. Sekedar paham konsepnya kalau tidak dibarengi latihan praktek ya sama aja booong. hehe. Because knowing is something, but ‘doing’ is another thing.
Orang bilang ‘practice makes perfect‘, cara terbaik untuk belajar adalah dengan melakukannya sesering mungkin. Demikian juga dengan cornering. Do it often, and you will be good at it. Tak mudah memang buat saya mencari waktu dan tempat untuk sering-sering berlatih. But i’ll make it happen eventually.
KCS yes.. KCS yes... KCS yes..




Salam hangat dan terima kasih dari
Penulis Bagus Bukit Santoso (Prospek)

close