Breaking News

Safety Riding 4 Sehat 5 Selamat

Safety Riding 4 Sehat 5 Selamat. Tidak hanya dalam makan saja kita harus menerapkan pola 4 sehat 5 sempurna tapi dalam hal berkendara juga harus mengenal 4 sehat 5 selamat. Buat yang belum mengenal atau tahu apa itu 4 sehat 5 selamat dalam berkendaraan, mari kita teruskan membaca artikel berikut. 


1. Sehat yang pertama :
Menjadi seorang Riders harus Sehat Jasmani, Rohani. Ini tidak bisa di tawarlagi. Riders harus sehat Jasmani dan Rohani, kenapa? kalau tidak sehat alias sakit mental atau sakit jiwa dan badan kena demam maka tidak akan bisa mengendarai kendaraan. Sakit jiwa misalnya, anda tidak akan bisa membedakan mana gas dan mana rem, mana warna lampu merah dan mana warna lampu hijau. Kalau sakit jasmani, misalnya badan meriang atau panas demam maka tidak bisa mengemudikan kendaraan dan yang pasti akan naik kendaraan ambulance.

2. Sehat yang kedua :
Sehat Kendaraannya. Arti sehat bagi kendaraan yaitu pastikan semua kelengkapan baik fisik maupun administrasinya seperti surat-surat kendaraan lengkap dan legalitasnya terjamin (bukan hasil curian).

3. Sehat yang ketiga :
Sehat Navigasi dan Sistem Keselamatan Kendaraan: Tiap kendaraan bermotor pasti punya lampu sein minimal 4 buah di depan dua dan di belakang dua. Pastikan lampu sein bekerja dengan baik dan sempurna. System navigasi lainnya adalah panel kontrol yaitu speedometer, indikator BBM, posisi transmisi gigi dan penunjuk signal lampu sein dan lampu utama. Sering- seringlah memantau panel kontrol khususnya sebelum belok/ganti arah atau sesudah belok. Ini sangat penting karena yang menggunakan jalan raya bukan kita saja. System Keselamatan Kendaraan: Yang termasuk dalam system keselamatan kendaraan dalam konteks ini adalah rem/break. Roda kendaraan, rantai dan gear/ gigi rantai. Pastikan rem kendaraan anda benar-benar pakem, demikian juga dengan roda kendaraan. Roda kendaraan yang sudah gundul atau sudah tidak memiliki bunga/kembangnya segeralah ganti demikian dengan rantai dan gear/gigi rantai, rantai yang kendur atau terlalu tegang sangat mengganggu kita dalam berkendaraan, belum lagi terancam putus saat kita melaju dengan kencang.

4. Sehat yang ke empat :
Budayakan Budaya Sehat dalam Berkendaraan. Sepertinya sudah terlalu sering dan banyak brosur atau buku panduan yang berisikan tips selamat berkendaraan tapi apa yang saya kemukakan disini adalah apa yang selalu dan sering dilakukan ketika akan berangkat maupun pergi menggunakan kendaraan keluar kota atau menempuh perjalanan jauh. Kelengkapan Pakaian: Gunakan busana yang sesuai dengan tujuan perjalanan anda. Gunakan jaket, celana, sepatu, kaos tangan yang nyaman untuk pergerakan terutama yang terbuat dari bahan kulit dan terakhir selalu bawa jas hujan dan tool box sebagai persiapan. Gunakan helm standard atau Full Face cari yang sesuai dan pas dengan kepala serta gunakan dengan benar, tidak terlalu longgar juga tidak terlalu sempit hingga membuat anda ngos-ngosan dan susah bernafas. Jika berkendara dimalam hari usahakan pakaian atau jaket berwarna cerah dan kalau bisa pada bagian belakang jaket ada garis kuning atau biru yang berfungsi sebagai reflektor spot light yang memancarkan cahaya ketika terkena sinar. Cek & Ricek Kondisi kendaraan: Ini penting, sebelum memasukkan kunci kontak dan men-staternya selalu periksa sistem kerja rem, lampu sein, klakson dan posisi persneling/ gigi. Setelah dirasa aman baru stater kendaraan.

5. Yang kelima adalah Selamat :
Biasakan ber do’a sejenak sebelum berkendara, supaya pada saat dijalan nanti kita selalu di bimbing dan dijaga oleh Yang Maha Kuasa. Terhindar dari hal-hal sepele yang mungkin saja bisa terjadi karena kelalaian diri sendiri ataupun kelalaian orang lain. Selalu konsentrasi bila berada dijalan raya khususnya bila dalam kecepatan tinggi serta selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan agar kita terhindar dari
kecelakaan lalu-lintas. Kemudikanlah kendaraan anda mengikuti peraturan, bukan mengikuti perasaan.
Tips:
  • Periksa kelengkapan surat kendaraan anda sebelum berangkat kondisi oli, ban depan atau belakang, kampas rem cakram atau teromol, rantai, (SIM, STNK), BPKB tak usah, pastikan berada pada tempat yang aman. Kenakan helm standar SNI, jaket pelindung, sepatu atau alas kaki yang layak, sarung tangan, serta masker dan pastikan stamina anda oke sebelum berkendara. 
  • Jaga kelengkapan standar operasional sepeda motor tetap utuh (No-Racing Knalpot) dan berfungsi (spion, lampu sein, lampu depan). Tepatkan spion pada posisi yang tepat sehingga anda memiliki sudut pengelihatan belakang yang optimal, gunakan spion ganda kiri dan kanan untuk kenyamanan perjalanan jauh anda. Hal ini juga akan menambahkan kewaspadaan anda terhadap lawan dari samping kiri dan kanan dan teguran pak polisi kita yang baik.
  • Panaskan sepeda motor sebelum dipakai, periksa ulang rem, oli rem cakram (plus lampu rem), bel, lampu depan.
  • Pastikan lampu utama depan anda telah menyala. Lampu sinar jauh dan dekat. Untuk musim hujan selalu bawa jas hujan dengan warna mencolok, contoh hijau strip putih.
  • Berdoa sebelum anda berkendara sesuai agamanya masing-masing.
  • Kenali sengan baik karakter sepeda motor anda, besaran gas, kepakeman rem, dan handling kemudi. "Street not place for race", berkendaralah dengan kecepatan "sesuai kemampuan anda" (50 km/jam cukup).
  • Jaga sopan santun berkendara, dalam berkendara, jangan ugal-ugalan, dan mudah terpancing emosi pengendara lain.
  • Patuhi semua rambu jalan yang ada dan aba-aba polisi lalu-lintas. Selalu gunakan lajur kiri dalam perjalanan dan lajur kanan hanya untuk mendahului kendaraan lain. Hidupkan lampu sein sebagai penunjuk arah anda ingin mendahului atau berbelok.
  • Selalu jaga jarak dengan sesama kendaraan di depan anda, minimal 3 meter. Jangan mengerem kendaraan anda mendadak (ketubruk kendaraan lain dari belakang) kecuali dalam keadaan darurat, jika mau berhenti nyalakan lampu sien beberapa meter sebelum berhenti.
  • Sebelum berbelok / mau berhenti nyalakan lampu sein 5-10 meter titik belokan/ berhenti
  • Dahului kendaraan di depan anda hanya jika memungkinkan, jika anda yakin keadaan telah bersih dan aman.
  • Perhatikan dan selalu waspada keadaan jalan, tikungan, jalan tidak rata (bumpy), berlubang, ceceran pasir/tanah, oli serta kerikil.
  • Waspadai angkutan umum sering berhenti mendadak, becak semau gue, pengendara sepeda tua, pejalan kaki,anak kecil serta anak sekolah yang ugal-ugalan.
  • Jangan pernah "mengejar lampu hijau" (sesaat lampu kuning menyala sebelum lampu merah menyala (STOP!). BAHAYA !!
  • Perhatikan marka jalan, lajur umum dan jangan terlalu minggir ke tepi.
  • Jangan menyalakan mp3 (musik) dengan headset di telinga, jikapun anda bersikeras melakukannya pastikan volume nya tidak terlalu keras agar anda masih bisa mendengar bunyi disekitar anda saat berkendara.
  • Jangan gunakan handphone saat berkendara, matikan atau menepi saat mau menggunakan.
  • Sangat hati-hati berkendara sebelum hujan turun, biasanya semua pengendara sepeda motor pada balapan sampai di rumah sebelum hujan turun (harapannya), sehingga lalu-lintas cenderung kacau. Lebih baik kenakan jas hujan walaupun hujan belum turun sebelum berkendara, jadi sewaktu-waktu hujan turun santailah sajalah.
  • Hati-hati berkendara saat hujan, kurangi kecepatan. Ikuti perintah pak polisi pengatur lalu lintas, jika ada masalah dalam mudik anda bisa menghubungi pos polisi terdekat atau dial di nomor darurat kami 911 via ponsel gratis untuk layanan terbaik POLRI.
Ingat, bijak dalam berkendara akan membuat anda nyaman sampai di tujuan. Jaga kondisi tubuh anda, jangan dipaksakan ketika anda mulai merasa ngantuk. Istirahat sejenak untuk merekondisi fisik dan mental anda. Orang yang anda cintai sudah menunggu dirumah, jadi berhati-hatilah.

Keep safety and keep healthy.
Div kesehatan KCS#177

close